Karakter & Pembentukan Pribadi
10 Karakter Muslim
Karakter yang menjadi bagian dari pembinaan peserta didik Mitra Cendekia Indonesia, selaras dengan visi sekolah: berakidah kokoh, berakhlak mulia, berilmu, kompeten, dan bermanfaat bagi masyarakat global.
Sekolah Islam Terpadu Mitra Cendekia Indonesia menjadikan karakter bukan sekadar nilai di atas kertas, tetapi bagian dari pembiasaan, pembelajaran, kegiatan sekolah, serta pengamatan perkembangan peserta didik. Pembinaan karakter berjalan berdampingan dengan integrasi aqidah, tauhid, adab, Al-Qur’an, Al-Hadits, dan pengembangan multiple intelligences.
01
Salimul Aqidah
Akidah yang selamat
Memiliki keyakinan yang lurus dan murni kepada Allah Ta’ala, bebas dari syirik, takhayul, atau penyimpangan kepercayaan. Aqidah yang bersih menjadi fondasi seluruh perilaku seorang Muslim.
02
Shahihul Ibadah
Ibadah yang benar
Melaksanakan ibadah sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah ﷺ, dengan tata cara yang benar dan penuh khusyuk.
03
Matinul Khuluq
Akhlak yang mulia
Memiliki akhlak mulia, menjauhi sifat buruk seperti sombong, iri, dan riya, serta menegakkan kejujuran, kesabaran, dan kebaikan dalam interaksi sehari-hari.
04
Qawiyyul Jismi
Fisik yang kuat
Menjaga kesehatan dan kekuatan fisik agar mampu menjalankan ibadah dan belajar dengan optimal.
05
Mutsaqqoful Fikri
Berwawasan luas
Memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas, mampu berpikir kritis, serta memahami ilmu agama dan dunia untuk kemaslahatan diri dan umat.
06
Mujahidun Linafsihi
Mampu melawan hawa nafsu
Mengendalikan hawa nafsu, menahan diri dari perbuatan dosa, dan selalu berusaha meningkatkan ketakwaan.
07
Munazhzhamun fi Syu’unihi
Teratur dalam setiap urusan
Menjalankan urusan pribadi secara tertib dan terorganisir, sehingga produktif dan bertanggung jawab.
08
Haritsun ‘ala Waqtihi
Pandai memanfaatkan waktu
Mengatur waktu dengan baik, memanfaatkan setiap kesempatan untuk ibadah, belajar, dan berkontribusi positif.
09
Nafi’un li Ghairihi
Bermanfaat bagi orang lain
Memberikan manfaat bagi sekeliling, membantu sesama, dan berperan aktif dalam kebaikan.
10
Qadirun ‘alal Kasbi
Pandai dalam bidang ekonomi
Mampu mencari dan mengatur keuangan pribadi.
Implementasi di Sekolah Islam Terpadu Mitra Cendekia Indonesia
Karakter dibentuk melalui pembiasaan dan pengalaman nyata
Karakter diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran, pembiasaan baik, organisasi siswa, kegiatan intra/ekstrakurikuler, kokurikuler, serta pengamatan perkembangan peserta didik.
Pemantauan Perkembangan
Karakter diamati dalam proses, bukan hanya hasil
Perkembangan karakter diamati melalui lembar penilaian observasi guru dan, pada indikator tertentu, melalui pengamatan yang melibatkan orang tua di rumah. Pengamatan mencakup antara lain Salimul Aqidah, Shahihul Ibadah, Matinul Khuluq, Mutsaqqoful Fikri, Munazhzhamun fi Syu’unihi, dan Nafi’un li Ghairihi.
Karakter, kecerdasan, dan kompetensi tumbuh bersama
10 Karakter Muslim menjadi salah satu fondasi pembinaan peserta didik MCI. Pelaksanaannya dipadukan dengan pembelajaran, pembiasaan, kegiatan sekolah, dan pengembangan potensi peserta didik.